Home > Kuliner Pekalongan > 13 Jajanan Jadoel Khas Pekalongan yang Masih Eksis di Jaman Now

13 Jajanan Jadoel Khas Pekalongan yang Masih Eksis di Jaman Now

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA
Klik Donasi

Support US 🙂

Bantu berikan dukungan untuk perawatan website cintapekalongan.com dengan klik iklan yang muncul agar tetap dapat memberikan informasi yang bermanfaat & memperkenalkan Pekalongan Raya kepada dunia. Terima kasih

Cintapekalongan.com – Setiap kali berkunjung ke suatu daerah, hal wajib yang tak boleh lupa ialah mencari kulinernya. Baik kuliner tradisional, khas, unik, maupun modern yang sedang hits di daerah tersebut. Yang tak kalah seru dan asyik adalah tatkala masih menjumpai kuliner-kuliner tradisional yang dari jaman old sudah ada dan eksis hingga sekarang.

Khusus untuk Kuliner Pekalongan tak hanya terkenal dengan Nasi Megononya namun ada beberapa kuliner lainnya lagi yang bisa sedulur baca pada post 7 Kuliner Khas Pekalongan Yang Dikangenin Anak Rantau.

Kemudian ada lagi kuliner lawasan alias jajanan jadoel yang hingga jaman now ini masih bisa kita nikmati dengan cita rasa yang lezat. Tak hanya enak, harga jajanan-jajanan tersebut sangat ramah dikantong dan yang pasti bisa bernostalgia mengingat kenangan zaman old dulu.

Ada apa saja itu Kuliner Jadoel Khas Pekalongan yang hingga kini masih eksis ? Yuk, intip langsung 13 Jajanan Tradisional Dari Pekalongan yang melegenda yang masih eksis di jaman now.

1. Ongol-Ongol

Ongol-ongol

Jajanan lawas yang satu ini termasuk makanan basah memiliki rasa gurih, manis, dan mengenyangkan. Pas sekali jika digunakan sebagai pengganti makanan pagi. Bahan dasar yang biasa digunakan adalah tepung sagu ataupun pati yang dicampur dengan gula Jawa. Warna kecokelatannya hampir mirip seperti jenang atau wajik. (Pict : www.agrowindo.com)

2. Growol

Growol

Growol merupakan makanan yang berbahan dasar singkong. Karena harga yang murah dan kadar gulanya yang rendah, growol seringkali dijadikan sebagai makanan alternatif pengganti nasi ketika harga beras melambung tinggi. (Pict : www.pinterest.com)

3. Apem Kesesi

Jajanan tradisional apem kesesi

Apem Kesesi merupakan kue tradisional yang legit dari daerah Kesesi, Pekalongan. Bahan dasarnya ialah tepung beras yang dicampur gula aren. Bentuk fisik apem ini bulat pipih, berwarna cokelat, dan beralaskan daun pisang. Di luar Kota Pekalongan, apem ini lebih dikenal dengan nama Apem Comal. Padahal, daerah asli jajanan ini adalah Kesesi. Hal itu disebabkan masyarakat Kesesi banyak yang menjajakan apemnya di daerah Comal yang memang dekat dengan Kesesi. Selengkapnya bisa dibaca pada “Kuliner : Apem Kesesi Jajanan Tradisional Khas Pekalongan

4. Gemblong

Gemblong

Jajanan tradisional berbahan dasar ketan ini dahulu sering dijual ketika malam hari atau ada hajatan. Penjual gemblong tempo dulu biasanya adalah sepasang suami-istri yang berjalan beriringan sembari meneriakkan, “Blong … Gemblong …,” agar jajanan mereka laku. Hmm mungkin atas dasar ini bila ada pasangan yang kemana pun pergi selalu nempel maka akan dikatain “Bakul Gemblong”.

Dewasa ini, keunikan penjual gemblong tersebut telah termakan zaman. Meskipun sekarang gemblong mudah ditemui hampir setiap hari di pasar tradisional, namun eksistensinya tidak setenar dulu. Peminat gemblong semakin berkurang tiap tahunnya karena kehadiran kue-kue modern. Warisan kekayaan kuliner leluhur ini pun mulai terpinggirkan bersama jajanan-jajanan lawas lainnya. (Pict : www.tajuk.co)

5. Srinthil

Srinthil

Jajanan srinthil memiliki kemiripan dengan ongol-ongol. Teksturnya kenyal, legit karena adanya gula merah, wangi pandan, dan gurih sebab taburan kelapa agak muda yang diparut memanjang dicampur dengan garam.

Perbedaan keduanya ada pada bentuk fisik, yaitu srinthil memiliki corak yang berbintik-bintik. Penampilan srinthil yang berbintik ini disebabkan oleh tepung khusus untuk membuat srinthil yang memang kasar. (Pict : instarix.com)

6. Iwel-Iwel

Iwel-iwel

Iwel-iwel atau bisa juga disebut dengan Poci adalah jajanan tradisional selanjutnya. Bentuknya menyerupai limas dan terbungkus rapi dalam daun pisang. Iwel-iwel ini berbahan dasar beras ketan, yang pada bagian dalamnya diisi dengan serundeng. (Pict : masakanhidanganajib.blogspot.co.id)

7. Glundung

Glundung

Kalau dalam bahasa Jawa, glundung berarti menggelinding. Pemberian nama jajanan ini tentunya kaena glundung berbentuk seperti bola dan mudah menggelinding. Jajanan khas Pekalongan bagian selatan ini, tepatnya di daerah Kajen, terbuat dari singkong dan berisikan gula aren. Rasanya manis dan ketika dikunyah akan menimbulkan sensasi gurih nan legit yang membuat siapa saja ketagihan. (Pict : cookpad.com)

8. Gethuk

Gethuk

Jajanan tradisional ini berbahan dasar ketela pohon. Sementara untuk pemanis yang dilumurkan di atasnya, gethuk menggunakan gula aren dan parutan kelapa. Rasa dari jajanan tradisional ini legit dan gurih. (Pict : food.idntimes.com)

9. Kue Lumpang

Kue Lumpang

Jajanan ini merupakan kue basah khas Pekalongan yang cocok sebagai makanan pembuka. Kue Lumpang memiliki bentuk bulat seperti mangkok dan berwarna cokelat. Yang membuat jajanan tempo dulu ini khas adalah taburan areh santan yang dicampur dengan daun bawang di atas kue, sehingga menimbulkan aroma yang lain daripada kue lainnya. Areh merupakan santan yang dimasak lama sampai mengental.

Penjaja kuliner jadul ini yang cukup tersohor adalah Nyonya Djoe yang beralamatkan di Jl. Sumatera 16 B Pekalongan. (Pict : food.idntimes.com)

10. Ganyong

Ganyong

Bentuk fisik ganyong seperti rempah lengkuas, namun lebih besar. Jajanan ini banyak ditemui di daerah Kutorojo, Kajen Kabupaten Pekalongan. Rasa ganyong sendiri manis dan empuk. Cocok jika disantap bersama segelas kopi hangat. (Pict : kupancake.blogspot.co.id)

11. Lopis

Lopis Pekalongan

Lopis merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan, berbentuk mirip lontong namun lebih padat disajikan dengan parutan kelapa, biasanya ramai menjelang syawalan atau hari lebaran idul fitri.Jajanan ini masih banyak di temukan di pasar-pasar tradisional hampir diseluruh Pekalongan. ([ict : by meysem_style)

12. Bendos

Bandos

Bendos merupakan jajanan basah yang berbentuk setengah lingkaran 3D. Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan kemudian di panggang di cetakan hingga terbentuk demikian. Citarasa dari Bendos tak lebih seperti nasi putih pada umumnya namun lebih gurih. Dinikmati selagi panas adalah cara terbaik untuk menyantap jajanan ini. (Pict : Noorma Fitriana M. Zain)

13. Capret

snack capret pekalongan

Capret merupakan olahan jajanan tradisonal semacam kerupuk yang biasa dijual di pasar yang berjenis cemilan kering. Rasa yang renyah,gurih dan lezat disukai dan cocok untuk semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. Cemilan Capret ini bisa dijadikan sebagai snack untuk menemai waktu santai anda.

Tetapi anda jangan salah menilai jika jajanan capret ini “kathrok” alias ndeso karena dijual dipasar tradisional melainkan sudah tersentuh penyesuain zaman sehingga tak hanya dijual dipasar saja tetapi telah dikemas menjadi lebih fleksibel agar cocok dijadikan sebagai oleh-oleh khas Pekalongan.

Bagaimana sedulur apakah sudah pernah mencicipi semuanya ? Menurut anda Jajanan Jadoel manakah yang paling enak ?  hmmm… Capret dan Bendos yang menjadi favorit saya, bagaimana dengan mu sedulur ? atau ada yang belum tercatat pada list diatas ?

 

Salam Cinta Pekalongan

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA
Klik Donasi

Support US 🙂

Bantu berikan dukungan untuk perawatan website cintapekalongan.com dengan klik iklan yang muncul agar tetap dapat memberikan informasi yang bermanfaat & memperkenalkan Pekalongan Raya kepada dunia. Terima kasih

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, saya ingin memperkenalkan kota tercintanya kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya. Jangan lupa share artikel ini, klik tombol sosmed di atas (twitter, facebook atau yang lain). Semoga bermanfaat untuk Anda dan orang lain. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Limun Oriental Pekalongan

Segar Minum Limun Oriental Langsung Di Pabriknya

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Sapitan dan Nasi Megono

Kuliner : Sapitan Menu Makan Khas Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA