5 Kuliner Khas yang tersembunyi dibalik kota Batik
Mall Cintapekalongan
Pekalongan Culinary

5 Kuliner Khas yang tersembunyi dibalik kota Batik

Cintapekalongan.com – Kota Batik, Siapa sih yang nggak kenal kota batik? Yup! Kota batik adalah kota Pekalongan, kota yang terletak di Jawa tengah bersebelahan dengan kota Batang. Bahkan pada 2 Oktober 2009, Kota Pekalongan mendapat penghargaan dari UNESCO dan diakui sebagai warisan budaya dunia. Bahkan Batik dari kota Pekalongan terkenal hingga mancanegara.

Tapi tahukah kalian? Bahwa kota Pekalongan juga mempunyai kuliner khas yang nggak kalah nikmat dari makanan-makanan masa kini. Kuliner Pekalongan sudah semakin dikenal oleh banyak masyarakat Indonesia, bahkan luar negeri juga lho.

Saat mampir ke Pekalongan tidak hanya membeli batik, tetapi juga bisa menikmati kuliner khasnya yang dijamin kalian tidak akan nyesel dan bakalan ketagihan kalo udah nyobain kuliner khas dari kota Batik. Seperti megono, nama ini mungkin tidak asing bagi sebagian orang. Nah apa itu megono ? Dan apa saja kuliner khas lainnya? Yuk kita simak tuntas macam-macam kuliner selengkapnya dibawah ini!

1. Garang Asem

Garang Asem H Masduki
Sajian Garang Asem H Masduki

Garang asem terbuat dari tetelan daging sapi yang disiram dengan kuah asam namun memiliki rasa yang segar. Didalamnya terdapat irisan tomat dan cabai untuk menambah cita rasa kulinernya. Kuah Garang asem bewarna hitam kecoklatan karena didalamnya terdapat kluwak untuk memberi warna khas dalam Garang asem.Didalamnya juga terdapat telur rebus yang sudah dibumbui dan bewarna kecoklatan. Rasanya yang unik membuat siapa saja tertarik untuk menikmatinya.

Dan tak lupa cabe utuh yang langsung dimasukkan dalam Garang asem untuk menambahkan rasa sedikit pedas. Dan tak lupa kerupuk usek yang diremuk dan di masukin dalam Garang asem. Yang tak kalah enaknya jikalau makan garang asem ini ditemani dengan tempe mendoan atau tempe yang setengah matang.

Baca juga : Daftar Kuliner Pekalongan Yang Recommended Untuk Kamu Coba

Garang asem ini bisa dinikmati untuk berbagai kalangan dari anak kecil hingga orang dewasa. Garang asem dapat dinikmati dalam segala suasana. Jangan lupa cobain kuliner ini saat mampir ke Pekalongan. Garang asem banyak dijumpai di wilayah Pekalongan. Salah satunya di Restoran Garang Asem H. Masduki yang terletak di Jl. Jendral Sudirman No. 169, Kebulen, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

2. Soto Tauto

Tauto H. Kunawi Klego
FOTO: Jejakbocahilang

Soto Tauco terbuat dari bihun, tauge dan potongan daun kol yang ditambahkan dengan irisan daging ayam atau daging kerbau dalam mangkuk dan disiram dengan kuah tauco yang masih hangat.Dan yang jelas, tak lupa lupa adalah bumbu tauconya yang terbuat dari biji kedelai yang direbus, kemudian dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu, lalu dibiarkan sampai tumbuh jamur. Rasanya asin, ada asamnya sedikit juga pedas. Soto Tauto enak dimakan bersama lontong dan tempe hangat. Buat yang suka pedas bisa cobain kuliner ini, karena rasa pedas dan gurihnya sangat khas, beda dari yang lain.

Kuliner ini juga terkenal, bahkan hingga luar Pekalongan. Seperi Soto Tauto Bang Dul yang terletak di jalan Dr.Sutomo, depan asrama Brimob kota Pekalongan. Selain membuka cabang di Pekalongan, warung itu membuka cabang di Magelang, Batang dan kota lainnya.

3. Pindang Tetel

Pindang Tetel Ambokembang
FOTO : jejakbocahilang

Pindang Tetel bukanlah ikan pindang yang di tetel-tetel melainkan kikil yang dipotong kecil kecil bersama daging sapi. Warna hitam kecoklatan dalam kuah Pindang Tetel dikarenakan terdapat kluwak yang menjadikan Pindang Tetel terasa gurih dan nikmat. Rasanya asin dan kuahnya seger, juga terdapat kerupuk usek yang diremuk dimasukkan kedalam sotonya. Kerupuk usek sendiri terbuat dari tepung yang disangrai menggunakan pasir agar tidak memengaruhi rasa Pindang tetelnya.

Baca juga : Rekomendasi Tempat Kuliner Murah Meriah Khas Pekalongan

Pindang tetel sendiri banyak dijumpai diwarung warung kecil ataupun besar. Jadi tidak akan susah untuk mencari kuliner ini.Kalian bisa menemukannya di pasar tiban, pasar tiban itu sejenis sunday morning. Tetapi waktunya di sore hari, dan di hari-hari tertentu saja. Ada juga warung makan yang berada di daerah Landungsari tepatnya dibelakan Masjid Landungsari, atau daerah Simbang wetan, letaknya dekat dengan Masjid jami’ Simbang wetan, Pekalongan.

4. Sego Megono

Sego Megono Makanan Khas Pekalongan
KLIK GAMBAR | Sapitan Sebagai Lauk Nasi Megono Sambal

Nah ini dia makanan yang terkenal. Megono. Megono berasal dari bahasa jawa, yaitu (mergo =sebab), (ono =ada) . Megono terbuat dari nangka muda yang dicacah-cacah dan dicampuri dengan parutan kelapa beserta rempah rempah lainnya. Megono biasa dinikmati bersama nasi hangat, sambal atau cabai dan mendoan. Rasanya gurih karena campuran rempah rempah yang pas dimulut, tidak lupa mendoan yang menambah cita rasa megono.

Makanan ini biasanya dibungkus daun pisang agar lebih terasa bumbunya. Masyarakat kota Pekalongan biasa menikmati megono untuk sarapan dan makan malam, biasanya ditemani oleh teh hangat, apalagi dikala hujan, pasti lebih nikmat. Mau makan bersama keluarga, pacar, sahabat, ataupun nge jomblo juga bisa hahaha.

Megono banyak dijumpai diwarung makan Pak Bon yang terletak dipinggir lapangan sorogenen di Poncol, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Untuk alamat selengkapnya bisa lihat digoogle maps. Dan diwarung-warung lainnya sekitar Pekalongan.

5. Kopi Tahlil

Kopi Tahlil Pekalongan
Kopi Tahlil Pekalongan – by Discoverpekalongan

Buat yang suka yang syahdu-syahdu bisa cobain ini. Apalagi untuk pecinta kopi, bisa cobain kopi tahlil. namanya unik, tapi bukan berarti kopi ini dimunum sambil tahlilan, hahaha. Kopi ini dinamai kopi tahlil karena kopi ini disajikan ketika masyarakat Pekalongan sedang mengadakan acara tahlilan dirumah. Kopi tahlil tersebut merupakan akulturasi budaya arab yang ada di Pekalongan. Tetapi kopi tahlil ini sekarang bukan hanya disajikan setelah acara tahlilan, tetapi di jual terbuka di warung dan banyak pemuda yang biasa minum kopi ini. kopi ini terbuat dari kopi yang dicampur jahe dan susu.

Baca juga : 7 Kuliner Khas Pekalongan yang Lezat dan Populer

Rasanya pun berbeda dari kopi-kopi yang lainnya, campuran rasa hangat, pedas dari jahenya dan manis susu. Kopi ini biasa disajikan bersama dengan cemilan-cemilan seperti mendoan, kacang koreng, atau ketan kinco, serta kue basah khas Pekalongan.

Kopi tahlil sekarang sudah ada yang berbentuk bubuk dan bisa dinikmati dirumah. Kopi tahlil dapat dijumpai dekat gedung PPIP di Jalan Agus Salim, Poncol, Pekalongan timur, Kota Pekalongan dan juga bisa ditemui depan Kospin Jasa Pekalongan.

Bagaimana apakah kamu tertarik untuk icip-icip Kuliner Khas Pekalongan yang sayang kalo dilewatkan ketika Dolan kesini.

 

Kiriman Tulisan : Ely Zulaikha
Edited : Redaksi Cintapekalongan

*Pengen ikut menyumbang Tulisan informatif untuk memperkenalkan daerah sendiri, Yuk kamu bisa ikutan disini

 

----------------------------------------------

Cintapekalongan merupakan media referensi tentang info Pekalongan - Batang, kamu juga bisa ikutan mengenalkan daerah kita ini lewat tulisan mu. Submit esaimu lewat cara ini dan dapatkan honor tiap esai mu yang tayang.

----------------------------------------------
donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya untuk mengembangkan website ini agar lebih bermanfaat. Donasi digunakan untuk perawatan server dan kegiatan amal. Terima Kasih

About Admin

Avatar
PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan. Anda bisa menjadi Kontributor untuk kemajuan daerah dengan mengirimkan ulasan/esay/tulisan ke contact@cintapekalongan.com. Terima Kasih

TULIS KOMENTAR

.:Klik 2x Tombol-> [Close]:.
Selamat Datang