Home > Sejarah > Cagar Budaya Pekalongan > Cagar Budaya : Sejarah Brug Lengkung Pekalongan

Cagar Budaya : Sejarah Brug Lengkung Pekalongan

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Snack Capret

●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan●

Snack Capret - kriuke pok! untuk ngemil santai bisa, untuk oleh-oleh Khas dari Pekalongan juga bisa banget. dimakan sendiri atau bareng teman & bersama keluarga biar makin erat. Rasa renyah dengan bumbu nikmat disetiap gigitan selalu bikin ketagihan. Free Deliv untuk Pekalongan Kota. ORDER via WA Klik DISINI

Cintapekalongan.comBrug Plengkung, mendengar nama itu bagi sebagian besar warga sekitar KedungwuniKab.Pekalongan tidak merasa asing di telinganya. Brug atau Jembatan Lengkung ini merupakan peninggalan dari Belanda yang berfungsi sebagai aliran irigasi sawah yang menghubungkan Desa Karangdowo dan Kecamatan Wonopringgo.

Berikut saya sampaikan sedikit informasi sejarah mengenai Brug Plengkung / jembatan lengkung Karangdowo – Kab. Pekalongan.

Brug / sering diucapkan “Brog” merupakan kata yang berasal dari bahasa Belanda lho guys, dari “brug” yang berarti Jembatan. dan Plengkung dari kata bahasa Indonesia Lengkung / Melengkung yang berarti suatu bentuk yang melengkung. Jadi Brug Plengkung adalah Jembatan yang berbentuk melengkung.

Betul memang karena Jembatan yang terletak di Desa Karangdowo Kecamatan Kedungwuni Kab. Pekalongan ini pada bagian atasnya berbentuk melengkung setengah lingkaran. Hal inilah yang menjadi eksotisme dan keunikan tersendiri dari bangunan brug ini guys.

Baca juga : 6 Permainan Tradisional Yang Jarang Dimainkan Anak Sekarang

Brug Plengkung ini merupakan saluran irigasi yang vital atau biasa disebut dengan Aquaduct ini dibangun tahun 1930 silam, hingga kini masih berdiri kokoh menyalurkan air diatas sungai Sengkareng. Sedangkan “Aquaduct” merupakan teknik irigasi yang sudah ada dari zaman Babylonia dulu guys. Belanda menggunakan teknik ini untuk mengaliri ladang yang ujungnya bisa meningkatkan hasil panen.

Brug Plengkung Karangdowo
KLIK GAMBAR UNTUK DETAIL || Pembangunan Brug Plengkung tahun 1930 | Foto via ANRI

Selain sebagai saluran irigasi, warga sekitar juga memanfaatkan Brug ini sebagai akses untuk menyebrangi sungai Sengkareng menuju desa sebelah. Selain itu juga biasanya dijadikan lokasi selfie bagi kawula muda yang gemar potrat-potret, apa sobat juga tertarik untuk berfoto disini ?? 😀 Hahaha keren sih

Brug Lengkung Pekalongan
KLIK GAMBAR UNTUK DETAIL || Brug Lengkung Saat ini, masih kokoh dan eksotis

Sekian informasi yang bisa saya berikan untuk sobat-sobat Cintapekalongan, semoga bisa bermanfaat. Amin

Baca : Sejarah Asal-usul Desa Karangdowo

Jika ada kesalahan / kekurangan informasi tentang Brug Lengkung Pekalongan ini, Silahkan kita diskusikan bersama di kolom komentar. Terima kasih

 

Sumber :
– Wikipedia
– Karangdowo-kedungwuni
Foto :
– Angga
– Rofius Salim

– David

▼ Tulisan ini Bisa Dibagikan Lur ▼

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, Saya ingin memperkenalkan kota tercinta kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya di cintapekalogan.com untuk bersama mempromosikan Pekalongan dan bisa bermanfaat untuk warganya. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Panjang Kota Pekalongan

Sejarah Asal-usul Kelurahan Panjang Kota Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...

Daftar Bangunan Bersejarah di Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan

Daftar Bangunan Bersejarah di Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...