Home > Berita > Bupati Pekalongan Berikan Program Rumah Untuk Menantu

Bupati Pekalongan Berikan Program Rumah Untuk Menantu

KABUPATEN PEKALONAGN – Pemkab Pekalongan terus berupaya membantu masyarakat untuk memiliki rumah laik huni. Selain program peningkatan kualitas (PK) rumah dengan program rehap rumah tidak layak huni (RTLH), pemda juga memiliki program baru pembangunan rumah (PB). Kedua program perumahan ini hanya menyasar kepada keluarga berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perkim Kabupaten Pekalongan, Trinanto, melalui Kabid Cipta Karya, Mudiharso, dikonfirmasi Radar Pekalongan, Rabu (13/3), menerangkan, kunjungan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Dinas LH Perkim ke Kementerian PUPR menghasilkan penambahan alokasi program RTLH di Kabupaten Pekalongan dan program baru pembangunan rumah tersebut.

Baca juga : Waspada, Begal Beraksi Bawa Senjata Golok Di Wonopringgo

Pada tahun 2019 sendiri, program RTLH yang sudah fix dialokasikan di Kabupaten Pekalongan ada 250 unit, dan akan ditambah lagi 500 unit sesuai dengan janji Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR. “Yang 500 unit ini realisasi belum ada namun sudah ada komitmen dari kementerian. Kami secepatnya akan mengajukan, dan bisa mengajukan lebih,” terang Mudiharso.

Program Pembangunan Rumah Untuk Menantu

Selain penambahan program RTLH, lanjut Mudiharso, Kementerian PUPR juga berkomitmen untuk mengalokasikan program pembangunan rumah baru. Dengan program ini, lanjut dia, bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 35 juta perunitnya, Rp 30 juta untuk material dan Rp 5 juta untuk tenaga kerjanya. “Yang disampaikan Bapak Bupati di Kecamatan Wonokerto adalah program PB ini,” katanya.

Disebutkan, meskipun belum dipastikan berapa alokasi pastinya di Kabupaten Pekalongan, namun diusulkan sekitar 100 unit rumah baru. “Untuk program PB ini memang belum ada SK-nya, namun rasan-rasan dengan kementerian usulan awalnya 100 unit rumah baru di tahun 2019 ini,” terang dia.

Disebutkan, persyaratan untuk bisa mendapatkan program PB di antaranya, masyarakat berpenghasilan rendah, belum memiliki rumah sendiri atau masih menumpang di rumah orangtua/mertua, dan memiliki lahan yang bisa dijadikan lokasi pembangunan rumah.

Baca juga : Mie So, Salah Satu Makanan Khas Dari Pekalongan

“Silahkan masyarakat yang ingin mengajukan program ini bisa mengajukan melalui pemerintah desa, yang nantinya akan diteruskan ke kami. Nantinya akan ada verifikasi, apakah pemohon ini layak atau tidak mendapatkan bantuan PB ini,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi sudah mensosialisasikan program dari Pemerintah Pusat tersebut saat berada di Kecamatan Wonokerto. “Pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki menantu dan memiliki tanah namun masih tinggal satu rumah bersama mertuanya,” terang Bupati.

Bantuan tersebut berupa uang tunai Rp 30 juta untuk pembangunan rumah, agar menantu yang masih tinggal bersama mertuanya bisa tinggal dengan keluarganya sendiri. “Syaratnya keluarga tersebut sudah memiliki tanah dan belum bisa membangunnya karena kendala perekonomian,” katanya.

Setiap desa, diterangkan Asip, ada dua keluarga yang akan dibangunkan rumahnya senilai Rp 30 juta. “Selain itu kami juga akan memperbanyak perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Wonokerto dan wilayah lainnya di Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.

Baca juga : Daftar Tempat Wisata Alam yang Menarik di Pekalongan

Syarat Program PB

  1. Warga berpenghasilan rendah
  2. Belum memiliki rumah sendiri (numpang di ortu/mertua)
  3. Miliki lahan untuk dibangun rumah
  4. Usulan disampaikan melalui pemerintah desa, dilanjutkan ke Dinas LH Perkim.
  5. Verifikasi pemohon, layak/tidak menerima bantuan tersebut.
    Sumber: Wawancara Kabid Cipta Karya LH Perkim

Sumber : radarpekalongan

▼ Bagikan ini ▼

donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya jika media ini dirasa bermanfaat. Donasi ini akan digunakan untuk perawatan, operasional dan kegiatan amal bersama cintapekalongan.com. Terima Kasih


About Rofius Salim Khafidz

Hanya Anak singkong dari desa pegandon, kab.pekalongan :D Salam Cinta Pekalongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *