Home > Berita > Diduga Usai Makan Cokelat ini, 1 Anak Meninggal Dunia

Diduga Usai Makan Cokelat ini, 1 Anak Meninggal Dunia

Pekalongan – Diduga karena makan permen coklat bergambar mermaid yang dibeli di warung dekat rumah,seorang anak bernama Saviya Rahma, berumur 5 tahun dirawat di rumah sakit Budi Rahayu sejak Kamis 25 April pukul 3 dini hari. Sementara satu anak lainnya yang masih merupakan tetangga dari Saviya, diketahui meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Bendan.

Dua dari tiga bocah warga Panjang Wetan diduga keracunan coklat stik merek Mermaid Rabu (24/4) sekira jam 16.00 WIB. Satu bocah bernama Jessica (5) putri dari Mohammad Taufiq dan Nurul Khotimah tak dapat diselamatkan nyawanya dan akhirnya meninggal dunia di RSUD Bendan.

Keracunan Cokelat Mermaid
Cokelat Mermaid yang diduga menjadi penyebab anak keracunan

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan Rabu (24/4) sekira pukul 16.00 wib 3 bocah membeli jajanan coklat stik merk Mermaid di warung Kel. Panjang Wetan seharga Rp. 500. Pukul 18.00 ketiganya merasa pusing dan mual.

Baca Juga : Penataan Kawasan Kali Loji Akan Dimulai Tahun 2019

Keluarga Jessica langsung bawa ke Puskesmas Kusuma Bangsa dan dirujuk ke RSUD Bendan. Sementara korban lainnya Nur Syafia Kamis (25/4) sekira jam 04.30 Wib dibawa keluarganya ke RS Budi Rahayu dan hingga kini sedang dirawat. Sedangkan satu lagi sudah sehat. Hasil Diagnosis dr IGD awal diare sama fomitus (muntah).

Kepala Dinas Kesehatan Slamet Budiyanto akan ke BPOM Semarang untuk cek coklat tersebut. “Kami sudah melakukan surveilance dengan mendatangi penderita di rumahnya. Sampel makanan sudah kita bawa sebagai barang bukti untuk dilakukan uji lab di Balai POM Semarang besok. Ini masih koordinasi dengan Polres Pekalongan Kota.

Keracunan Cokelat di Pekalongan
Laporan di Puskesmas Kusuma Bangsa & Barang Buktiti

Direktur RS Bendan Junaedi Wibawa mengatajan pihajnya hanya menerima rujukan pasien anak-anak dari Puskesmas Kusuma Bangsa dengan kondisi sesak nafas. “Sudah kami tangani dengan standart kegawatan nafas pada pasien tsb. Tapi akhirnya tidak tertolong. Kami tdk bisa jelaskan apakah kematian pasien tersebut adalah karena makanan tertentu.

Baca juga : Heboh, Remaja Pria Buhuh Diri Mengenakan Pakaian Kebaya

Perlu ada pemeriksaan tertentu agar bisa dipastikan apakah pasien tersebut meninggal karena keracunan makanan. Pada Kamis (25/4) sudah beredar luas di media sosial himbauan maupun adanya bocah keracunan jajanan tersebut.

 

Sumber : Infosekitarpekalongan

▼ Bagikan ini ▼

donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya jika media ini dirasa bermanfaat. Donasi ini akan digunakan untuk perawatan, operasional dan kegiatan amal bersama cintapekalongan.com. Terima Kasih


About administrator

PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan. Anda bisa menjadi Kontributor untuk kemajuan daerah dengan mengirimkan ulasan/esay/tulisan ke contact@cintapekalongan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *