Home > Info Pekalongan > Peristiwa > Drumband Akpol Siap Meriahkan Pembukaan Konferensi Ulama Internasional
pasang iklan di cintapekalongan.com

Drumband Akpol Siap Meriahkan Pembukaan Konferensi Ulama Internasional

Pekalongan – Drumband Korps Cendrawasih Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang akan turut tampil dalam Kirab Merah Putih dalam rangka pembukaan Konferensi Ulama Sufi Internasional atau ‘Multaqo As-Sufy Al-Alamy’ tahun 2019 di di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin, 8 April mendatang.

Koordinator Seksi Kirab Merah Putih, AKP Sumarjo, menuturkan Drumband Akpol tersebut akan tampil di barisan depan pada Kirab Merah Putih dengan Tema ‘Merah Putih Menyatukan Umat’ tersebut. “Kirab Merah Putih akan dimulai pukul 12.30 untuk memeriahkan pembukaan Konfernsi Ulama Sufi Internasional. Kirab ini akan mengambil titik start dari Karanganyar, dan finish di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Sedangkan panggung kehormatan akan didirikan di depan Pendopo Kabupaten Pekalongan,” ungkap Sumarjo, kemarin.

Sumarjo menyampaikan, selain diikuti Drumband Akpol, Kirab Merah Putih ini akan diikuti pula oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Banser, pelajar, mahasiswa, santri, kelompok seni budaya, dan elemen masyarakat lainnya.

Aksi-Marching-Band-Akpol
Penampilan marching band Akpol Semarang | by WAHYU HIDAYAT

Adapun jumlah personel yang menjadi peserta kirab, diantaranya satu grup drumband Akpol, dua peleton anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalongan dan Yonif 407, tiga peleton anggota Polri (Polres Pekalongan Kota, Polres Pekalongan, dan Polres Batang), satu peleton anggota Banser, satu peleton anggota Matan (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh An Nahdliyah), satu peleton dari PCNU, satu peleton mahasiswa, satu peleton pelajar, dan kelompok kesenian di Kabupaten Pekalongan.

Baca juga : Misteri Tewasnya 19 Ekor Kambing Di Talun

Selama berkirab, para peserta akan membawa bendera Merah Putih, pataka atau panji (bendera) thoriqoh, pataka Pancasila, pataka NU, dan Merah Putih. “Rencananya akan ada 150 bendera Merah Putih yang akan dibawa oleh pasukan TNI dan Polri, sementara 50 bendera thoriqoh akan dibawa oleh Matan, dan bendera NU akan dibawa oleh Banser Kabupaten Pekalongan,” terangnya.

Konferensi Ulama Sufi Internasional

Diberitakan sebelumnya, Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN) akan menggelar Konferensi Ulama Sufi Internasional atau “Al-Muntada as-Sufy al-Alamy” di Pekalongan, Senin sampai Rabu, 8-10 April 2019. Kegiatan ini akan dihadiri ulama dari dalam maupun luar negeri.

Sekretaris Umum Panitia Pusat, Dr KH Mashudi MAg menyampaikan, sebanyak 83 ulama dari 40 negara sudah mengkonfirmasi bisa menghadiri acara konferensi yang dihelat di Kota dan Kabupaten Pekalongan tersebut.

Selain puluhan ulama sufi dari mancanegara, kegiatan ini akan dihadiri pula ribuan ulama thariqah dari dalam negeri, sejumlah pejabat, umaro, serta petinggi TNI-Polri.

Para ulama dari luar negeri itu, rencananya akan menginap di Hotel Horison dan Hotel Santika Pekalongan. Sedangkan pemondokan untuk para ulama dari dalam negeri akan berada di rumah-rumah warga di Kota dan Kabupaten Pekalongan.

Doktor KH Mashudi menuturkan, rencananya konferensi ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu. Pembukaan akan berlangsung di Pendopo Kabupaten Pekalongan di Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Senin (8/4). Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, diantaranya sambutan oleh Rais Aam Idaroh Aliyah JATMAN, Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, serta perwakilan ulama dari luar negeri.

Rangkaian kegiatan konferensi akan terbagi di empat titik, terdiri dari dua titik di Kajen Kabupaten Pekalongan yakni di Pendopo Bupati Pekalongan, sedangkan dua titik lainnya di Kota Pekalongan, yakni di Hotel Horison dan Hotel Santika.

Baca juga : Sejarah Terbentuknya Kota Pekalongan

Lebih lanjut, Dr Mashudi menjelaskan bahwa Konferensi Ulama Sufi Internasional ini mengangkat tema “Peranan Tasawuf untuk Kebahagiaan Umat Manusia dan Keselamatan Negara”, dengan subtema “Tasawuf adalah membangun hati untuk kesejukan dalam berbangsa”.

 

Sumber : radarpekalongan

▼ Silahkan DiBagikan ▼

donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya jika media ini dirasa bermanfaat. Donasi ini akan digunakan untuk perawatan, operasional dan kegiatan amal bersama cintapekalongan.com. Terima Kasih


About administrator

PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan. Anda bisa menjadi Kontributor untuk kemajuan daerah dengan mengirimkan ulasan/esay/tulisan ke contact@cintapekalongan.com

Check Also

Dua-Pekan-19-Ekor-Kambing-Dimangsa-Hewan-Buas

Misteri Tewasnya 19 Ekor Kambing Di Talun

Pekalongan – Peternak kambing di pinggiran Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, resah. Pasalnya, dalam kurun waktu ...

Kebakaran Rice Mill Pekalongan

Akibat Lalai Bakar Sampah, Kandang Kambing dan Rice Mill Hangus

KAJEN – Diduga akibat lalai mematikan api usai membakar sampah, sebuah rice mill dan kandang kambing ...