Home > Berita > Festival Sarung Batik Meriahkan Hari Jadi Kota Pekalongan

Festival Sarung Batik Meriahkan Hari Jadi Kota Pekalongan

Kota Pekalongan – Kirab Budaya dan Festival Sarung dengan menampilkan berbagai seni budaya dan tradisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan meramaikan Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan yang berpusat di Jalan Diponegoro, Senin (1/4/2019).

Semua peserta kirab mengenakan sarung batik dan menari dengan iringan lagu yang berjudul “Megono” sebagai ciri khas Kota Pekalongan di depan panggung kehormatan, sebelah Apotek Ibukota, Jalan Diponegoro.

Kirab yang dimulai dari Kantor eks Bupati Pekalongan Jalan Alun-Alun No.1 Pekalongan dan melintasi Jalan Sultan Agung- Jalan Salak hingga Jalan Diponegoro ini sukses mengundang antusias banyak masyarakat Kota Pekalongan.

FESTIVAL SARUNG 2019

Di Hari Jadi ini, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz merasa kagum dengan kreativitas para peserta kirab. Lebih lanjut, kata dia, kirab budaya dan festival sarung ini merupakan salah satu upaya mempromosikan Kota Pekalongan yang terkenal banyak budayanya.

Baca juga : Sarung Batik, Budaya Jati Diri Orang Pekalongan

“Kita lebih banyak menampilkan variasi acara untuk Hari Jadi Kota Pekalongan yang ke-113 ini termasuk masalah olahraga, kreativitas, budaya dan bahkan budaya Kota Pekalongan yg hampir punah yaitu dialek Kota Pekalongan seperti sakpore, paorak ah yang akan kita ungkap dalam lomba, kemudian sejarah tentang tokoh besar kita, Hoegeng. Saya betul betul kagum dengan berbagai variasi, kreativitas mereka luar biasa,” ungkap Saelany.

Ditambahkan Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Sutarno, ada sekitar 5000 peserta yang mengikuti kirab budaya dan festival budaya baik dari jajaran OPD, berbagai komponen masyarakat di tingkat kelurahan, kecamatan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan komunitas seni budaya yang ada di Kota Pekalongan.

hari jadi kota pekalongan
Kirab Gunungan di Hari Jadi Kota Pekalongan ke-113

Sutarno menambahkan kirab budaya dan festival sarung ini merupakan salah satu puncak acara dalam peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan di tahun 2019 dimana menekankan penetapan penggunaan sarung batik. Selain kirab dan festival, rangkaian Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan masih berlangsung hingga seminggu ke depan. Pada malam resepsi yang akan digelar besok, rencananya akan dimeriahkan bintang tamu, Ebbiet G. Ade.

Naskah Penegasan Hari Jadi Kota Pekalongan

Pengangsalan atau Pekalongan telah menjadi sebuah kadipaten pada 12 Robiul Awal 1031 Hijriah dan bagian kekuasaan dari Kerajaan Mataram Islam di bawah Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Lahirnya Undang-Undang tentang Desentraliasi Pemerintahan atau Decentralisatier Wet pada tahun 1903. Membuat Pemerintah Hindia Belanda kemudian membentuk adminitrasi pemerintahan Kota Praja atau menjadi daerah gemeenten atau “kota praja”, yang memiliki tingkat otonomi yang terbatas dan dewan kota praja sendiri.

Pada 1 April 1906, Pemerintah Hindia Belanda , menetapkan Pekalongan menjadi daerah administrasi pemerintahan kota praja, dengan mengeluarkan Staatblads van Nederlands Indie nomor 124 tahun 1906. Yang di tanda tangani oleh Sekretaris Gubernur Jendral hindia Belanda De Groot , di Bogor pada 21 Februari 1906.

Pemerintahan Kota Pekalongan, sejak 6 April 2007 telah menetapkan hari jadi Kota Pekalongan pada 1 April 1906 melaui Peraturan Daerah nomor 2 tahun 200 . Tanggal tersebut merupakan saat diundangkannya staadblaad nomor 124 tahun 1906 tentang desentraliasi dengan pemisahan keuangan untuk Ibukota Pekalongan dari keuangan pemerintah Hindia Belanda.

Baca juga : Sejarah Lahirnya Kota Pekalongan

Maka dengan ini kita tegaskan kembali bahwa tanggal 1 April 1906 bersesuaian dengan Surya Sengkala RASA SWARGA GAPURANING BHUMI adalah HARI JADI KOTA PEKALONGAN.

 

Sumber : infosekitarpekalongan

Salam Cinta Pekalongan

▼ Bagikan ini ▼

donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya jika media ini dirasa bermanfaat. Donasi ini akan digunakan untuk perawatan, operasional dan kegiatan amal bersama cintapekalongan.com. Terima Kasih


About Rofius Salim Khafidz

Hanya Anak singkong dari desa pegandon, kab.pekalongan :D Salam Cinta Pekalongan

TULIS KOMENTAR