Home > Berita > HOAX Penemuan Bayi di Semak-semak Dororejo Kabupaten Pekalongan

HOAX Penemuan Bayi di Semak-semak Dororejo Kabupaten Pekalongan

Kajen – Berita informasi yang viral di media sosial soal penemuan bayi di semak-semak di Dukuh Tekisan, Desa Dororejo, Kabupaten Pekalongan, adalah berita tidak benar alias HOAKS.

Berita ini cepat menyebar dan ramai dibicarakan hingga sudah di post oleh salah satu “Media Citizen Jurnalism” paling digemari di Pekalongan, ternyata itu tidak benar seperti yang dibicarakan netizen Pekalongan.

Dilansir dari Tribun Jateng, Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto menegaskan bahwa informasi viral di media sosial mengenai penemuan bayi pada Rabu (20/06/2019) malam di Dukuh Tekisan, Desa Dororejo, Kabupaten Pekalongan, adalah hoaks atau berita bohong.

Penemuan Bayi di Semak-semak Dororejo
| FOTO : TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO

“Memang benar kami mendapat informasi ada penemuan bayi di Dukuh Tekisan. Namun itu tidak berada di semak-semak melainkan di kursi depan rumah milik Sri,” kata Kapolsek Doro AKP Aries Tri Hartanto kepada Tribunjateng.com, Kamis (20/06/2019).

Baca juga : Wisata Alam Curug Madu Doro Kabupaten Pekalongan

Awalnya Bayi malang tersebut ditemukan oleh pemilik rumah, Sri (40), setelah mendengar suara mirip kucing mengerang di depan rumahnya. Setelah dicek olehnya, ternyata ada bayi mungil yang tergeletak di depan kursi teras rumah miliknya.

“Jadi sekitar jam 19.30 WIB, pemilik rumah mendengar suara yang tadinya dikira suara kucing. Ternyata kok lama-lama terdengar jelas suara bayi. Kemudian dicari di sekitar rumahnya, ada bayi berjenis laki-laki yang diletakkan di kursi depan rumahnya,” terangnya.

Mendapat laporan informasi tersebut, Petugas dari Polsek Doro segera sigap dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di Tempat Kejadian Perkara (KTP). Dan Akhirnya ditemukan fakta bahwa sang bayi adalah cucu Sri sendiri.

Baca juga : Wisata Alam Bengkelung Park Doro Pekalongan

“Hasil dari pemeriksaan saksi-saksi, bayi itu adalah anak saudari GT. GT ini adalah anak kandung Sri atau pemilik rumah,” ungkapnya.

Kepada polisi, GT  (19) mengaku kalau bayi yang diletakkannya di teras depan rumah adalah anaknya dari hubungan gelap dengan sang pacar.

Selanjutnya Petugas Polsek Doro memberikan mediasi kepada keluarga untuk merawat bayi yang tak berdosa tersebut.

“Bayi itu sempat kami titipkan di Puskesmas Doro dan akhirnya kami kembalikan ke keluarga. Alhamdulillah, kondisi bayi dan ibunya sehat sesuai laporan dari bidan setempat,” imbuhnya.

Baca juga : Klarifikasi Berita HOAX Seorang Kakek Tinggal di Kandang Ternak di Siwalan

Aries juga menambahkan bahwa informasi yang didapat hari ini, keluarga dari kedua pihak telah menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

 

▼ Bagikan ini ▼

donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya jika media ini dirasa bermanfaat. Donasi ini akan digunakan untuk perawatan, operasional dan kegiatan amal bersama cintapekalongan.com. Terima Kasih


About Rofius Salim Khafidz

Hanya Anak singkong dari desa pegandon, kab.pekalongan :D Salam Cinta Pekalongan

TULIS KOMENTAR