Home > Sejarah > Asal - Usul > Kampung Canting Landung Sari

Kampung Canting Landung Sari

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Snack Capret

●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan●

Snack Capret - kriuke pok! untuk ngemil santai bisa, untuk oleh-oleh Khas dari Pekalongan juga bisa banget. dimakan sendiri atau bareng teman & bersama keluarga biar makin erat. Rasa renyah dengan bumbu nikmat disetiap gigitan selalu bikin ketagihan. Free Deliv untuk Pekalongan Kota. ORDER via WA Klik DISINI

Cintapekalongan.comKampung Canting Landung Sari adalah Suatu wilayah desa bernama Landung sari yang sebagian besar warganya merupakan pengrajin canting (alat untuk batik cap) yang handal. Dengan itu maka desa Landungsari ditetapkan sebagai Kampung Canting . Terletak di kecamatan Pekalongan timur dekat dengan Pasar Grogolan serta jalan Jendral Sudirman , membuat desa ini sangat setrategis dan mempunyai potensi yang tinggi. Hadirnya Kampung Canting Landung Sari ini maka akan memperkuat jati diri Kota Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia.

Disini anda bisa berkunjung dan belajar langsung mengenai bagaimana canting batik itu dibuat. Jika anda ingin membeli oleh-oleh maupun souvenir canting batik tulis dari Pekalongan, anda bisa membelinya Disini.

Kampung Batik Landung Sari
Tugu Canting di Kampung Canting Landung Sari

Baca juga : Asal – Usul Nama Desa Noyontaan Kota Pekalongan

SEJARAH SINGKAT DESA LANDUNG SARI

Awal  sejarah Landung sari tak luput dari nama seorang wali bernama Kyai Landung atau biasa disebut mbah Landung. Nama asli Mbah Landung ialah Ki Ageng Jajar Sari bin Hasan bin Malik. Mbah Landung sendiri diperkirakan hidup pada abad 16 hingga abad 17. Atau pada tahun 1600 sampai 1700an. Beliau berasal dari wilayah Semarang bagian timur, atau yang saat ini disebut wilayah Kota Demak.

Mbah Landung ini diketahui hidup sezaman dengan Bupati Batang yang Pertama.Bilau datang ke Kota Pekalongan untuk menyebarkan ajaran agama islam. Dahulunya daerah desa landung sari itu sejuk banyak pepohonan yang rindang sehingga Mbah Landung suka dengan daerah ini. Terhitung Mbah Landung sudah berada di daerah Pekalongan sejak zaman perang dengan VOC Belanda. Beliaulah yang ‘mbabat alas’(Membuka Hutan) wilayah Landungsari setelah perang usai.

Sehingga akhirnya Beliau mendirikan desa yang diberi nama Landungsari. “Landung sendiri berasal dari kata/nama Mbah Landung, sedangkan sari itu  dari kata asri (sebutan orang jawa untuk adem/tentram/nyaman) maka jadilah nama Landung Sari.

Baca juga : Awal Mula Kampung Pecinan di Pekalongan

(Angga)

▼ Tulisan ini Bisa Dibagikan Lur ▼

About administrator

PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan. Anda bisa menjadi Kontributor kami dengan mengirimkan tulisan ke contact@cintapekalongan.com