Home > Kearifan Lokal

Kearifan Lokal

Kearifan Lokal di Pekalongan , Batang dan Sekitarnya

Sisik Melik Antara Penggarit dan Kesesi

Pangeran Benawa

Cintapekalongan.com – Adanya kisah sisik melik Pangeran Benawa di wilayah Penggarit Pemalang dan Kesesi Pekalongan, ada sesuatu yang menarik untuk ditelusuri. Bila hal ini dikaitkan dengan kondisi perang, besar kemungkinan adalah pada saat awal Pangeran Benawa hendak merebut Tahta Pajang dari tangan Haryo Pangiri yang diangkat oleh Sunan Kudus sebagai …

Read More »

Tradisi Nyerep Para Juragan Batik Mencari Pekerja Pengganti

Trdisi Nyerep Juragan Batik

Cintapekalongan.com – Di Pekalongan, para juragan batik punya cara unik dalam mencari jalan keluar ketika ada pekerjanya yang tidak masuk. Cara unik dalam mencari pekerja pengganti ini disebut “Nyerep” atau “Serep”. Lambat laun kebiasaan ini menjadi sebuah tradisi unik bagi para juragan batik di Kota Pekalongan dan sekitarnya. Pekerja ini layaknya …

Read More »

Kisah Misteri Dewi Rantamsari Yang Melegenda

Dewi-Rantamsari-Dewi-Lanjar

Cintapekalongan.com – Melanjutkan cerita pada kisah Misteri Bahurekso Rantamsari Dan Serabi Kalibeluk Batang yang sudah dipublish beberapa waktu lalu, kini akan dilengkapi cerita tersebut mengenai siapa sesungguhnya sosok Rantamsari yang begitu cantik hingga mampu meluluhkan hati seorang Bahurekso dan Sultan Agung Mataram. Sebelumnya ada yang menyebut Rantamsari merupakan sosok Bidadari …

Read More »

Kisah Misteri Bahurekso, Rantamsari Dan Serabi Kalibeluk Batang

Senopati dan ratu kidul

Cintapekalongan.com – Cerita tutur mengenai Raden Bahurekso a.k.a Joko Bahu yang merupakan putra dari Ki Ageng Cempaluk sangat populer di kawasan Pekalongan dan Batang bahkan di Kendal. Tak luput jika cerita rakyat ini sangat melegenda di masyarakat daerah tersebut. Cerita ini bisa menjadi pelengkap mengenai Sejarah Babad Pekalongan yang pernah ditulis …

Read More »

Mengenal Tradisi Udik-udikan Masyarakat Pekalongan

Tradisi Udik-udikan

Cintapekalongan.com – Dahulu setiap ada sanak keluarga maupun tetangga yang mempunyai anak baru lahir yang paling ditunggu-tunggu ialah selamatan 40 hari atau cukuran sang bayi. Kenapa ? Karena pada acara selamatan tersebut selain menyediakan bubur merah-putih dan nasi bungkus, ada pula acara yang ditunggu-tunggu oleh para tetangga yakni Udik-udikan atau …

Read More »