Menelisik Muasal Kata “Corona” – Bagian 1

Cintapekalongan.com – Ilmu bahasa adalah studi yang sangat kompleks. Apalagi ketika bersinggungan dengan peristilahan yang berkait paut dengan ilmu pengetahuan lainnya. Maka, mempelajari bahasa, pada hakikatnya adalah mempelajari tentang banyak ilmu pengetahuan. Tidak un sich bahasa itu sendiri. Sebab, penggunaan bahasa sebagai istilah-istilah dalam bidang-bidang keilmuan, memiliki urut-urutan panjang. Mulai dari sejarah sebuah kata itu dipinjam, kemudian dirumuskan, dan dikonsepsikan sebagai istilah.

Hal yang paling nyata dalam perkembangan mutakhir, misalnya penamaan sebuah virus. Tidak lepas dari bahasa itu sendiri. Ambil contoh, nama virus yang sedang merebak seantero jagat, corona. Nama itu terdengar indah dan cantik. Jika dibayangkan sebagai seorang perempuan, pasti parasnya menawan, kulitnya cerah, dengan rambut yang terurai indah. Tetapi, dari mana asal kata corona itu?

Oxford dictionary mengartikan kata corona sebagai “a ring of light seen around the sun or moon, especially during an eclipse” (seberkas cahaya yang berbentuk seperti cincin yang mengelilingi atau mengitari matahari atau rembulan, terutama selama terjadinya gerhana). Jelas, terjemahan ini erat kaitannya dengan ilmu bintang alias astronomi.

Penamaan Corona Covid 19

Akan tetapi, kata corona itu sendiri, menurut Oxford dictionary terambil dari bahasa Latin yang populer pada pertengahan Abad ke-16 Masehi. Dalam bahasa asalnya, kata corona atau coronae diklasifikasikan sebagai kata benda yang berjenis kelamin feminin. Yang apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “circle of men/troops”, “crown”, “garland/wreath”, “halo/ring”, dan dalam terjemahan turunannya menjadi “as slaves”.

Meski demikian, variasi dari kata corona ini dalam bahasa Latin memiliki beragam bentuk, yaitu: corono, coronare, coronavi, dan coronatus (tergolong kata kerja dan difungsikan sebagai konjungsi); coronatus, coronata, dan coronatum (tergolong kata adjektiva/yang menerangkan kata benda); coronarius, coronaria, coronarium (adjektiva); coronaria dan coronariae (kata benda/feminin); coronatio dan coronationis (kata benda); coronarius dan coronarii (kata benda/maskulin); coronamentum dan coronamenti (kata benda/netral); coronalis, coronale (adjektiva); coronamen, coronaminis (kata benda/netral); coronator, coronatoris (kata benda/maskulin).

Masing-masing bentuk yang disesuaikan dengan klasifikasi, jenis kelamin kata, dan fungsi kata memiliki arti masing-masing. Nah, kira-kira apa saja itu ?

Akan saya bahas pada catatan saya berikutnya, Menelisik Muasal Kata “Corona” – Bagian 2.


Tulis Artikelmu Sendiri !

Bagikan cerita, pengalaman, opini, karya sastra dan jurnalistik kamu disini. Kiriman Artikel Kamu berkesempatan untuk dibaca oleh jutaan orang di Indonesia. Buruan gabung yuk, Begini caranya


Ribut Achwandi

Ribut Achwandi

Kepala Redaksi
Ngedanlah asal nggak bikin orang lain jadi edan.

Related Posts


Ada Informasi yang Salah ?

Silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.
Pliss "Beritahu kami" Terima kasih!