Home > Pekalongan > Mengulik Perbedaan Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang

Mengulik Perbedaan Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Snack Capret

●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan●

Snack Capret - kriuke pok! untuk ngemil santai bisa, untuk oleh-oleh Khas dari Pekalongan juga bisa banget. dimakan sendiri atau bareng teman & bersama keluarga biar makin erat. Rasa renyah dengan bumbu nikmat disetiap gigitan selalu bikin ketagihan. Free Deliv untuk Pekalongan Kota. ORDER via WA Klik DISINI

Cintapekalongan.com – Mistis dan unik ialah hal yang melekat pada salah satu Kesenian Sintren Khas Daerah Pesisir. Penarinya menggunakan kostum unik yang dilengkapi kacamata hitam dan “kurungan” ayam sebagai alat peraga sekaligus “Kamar pas” bagi si penari. Yang menjadi keunikan sekaligus ciri dari Kesenian ini adalah ketika sang penari di lempar uang, maka ia akan mendadak berhenti dan tak sadarkan diri hingga sang pawang merapal mantra lagi.
Bagi tiap-tiap daerah memiliki cara dan aturan bermain tersendiri dalam hal aksi panggung para sintrennya. Sobat cintapekalongan pasti akan “Apa sih yang menjadi pembeda anatara satu sintren di daerah satu dengan yang lain ?”

Nah, sebagai contoh adalah Sintren Pekalongan yang diwakili oleh “Puspita Sari“, dan Sintren Pemalang yang diwakili oleh “Sekar arum” yang tampil pada acara “Pekan Inovasi & Kreatifitas Kota Pekalongan”. Berikut sedikit jabaran (menurut hemat saya pribadi) tentang perbedaan Sintren dari kedua daerah tersebut. Berikut adalah 4 Perbedaan Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang. Terlepas entah itu mana yang benar-benar menggunakan kekuatan mistis atau tipuan belaka.

1. Dalam Hal Kostum

Kostum dari para Sintren pada umumnya tak jauh berbeda. Kacamata hitam dan selendang selalu menjadi hal wajib. Namun jika sobat cintapekalongan memperhatikan betul akan ada perbedaan dari tatanan rias alias “make up” masing-masing sintren. Pada Sintren Pekalongan, hiasan bunga yang dipakai adalah rangkaian bunga melati, sedangkan pada Sintren Pemalang adalah bunga kamboja putih. Sedikit mengenai tata letak bunga, sobat pekalongan bisa mengamati kalau milik Pekalongan ada di samping pelipis mata, sedangkan Pemalang di pasang mulai dari atas kepala penari, juga pada lehernya ( Sintren Pekalongan tidak memakai kalung bunga).

Perbedaan Kesenian Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang
Perbedaan Rias wajah Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang

Kemudian kita amati ikat kepala sang penari, tentu sekilas tidak ada yang berbeda kecuali motif bordirannya, namun jika sobat mengamati lebih jeli maka akan menemukan pembedanya. Di ikat kepala Sintren Milik Pekalongan, tidak ada tirai-tirai kecil yang berada di samping antara mata dan telinga. Nah, kalau Sintren milik Pemalang ikatan kepala sang penari di hiasi dengan manik-manik berbentuk tirai kecil.

Selain hal diatas, Jika penari Sintren Pekalongan menggunakan baju khusus penari ( entah apa namanya), sendangkan penari Sintren Pemalang hanya menggunakan kaos oblong biasa yang diberi selendang batik melingkar dari lehernya.

Baca : Mengenal Kesenian Sintren Yang Legendaris

2. Lagu Pengiringnya

Meski sama-sama menggunakan alat musik gamelan, namun pada kenyataannya lagu-lagu yang dibawakan oleh para pengiring Sintren tiap daerah berbeda pula. Bisa saya infokan kepada sobat cintapekalongan, bahwa lagu-lagu yang dibawakan dari Sintren Pemalang merupakan lagu daerah pada umumnya, namun dengan sentuhan gendang yang rancak. Sementara lagu atau musik dari Sintren Pekalongan lebih slow mirip tembang yang dibawakan sinden pada pagelaran wayang kulit, namun syair-syair nya bermuatan lokal Kota Pekalongan. Di Sintren Pekalongan, setiap lagu memiliki segmen tertentu, seperti pembukaan, inti, ngamen (sawer), dan penutup.

3. Gerak Goyangannya

Gerak goyang dari penari sintren dipengaruhi oleh jenis musiknya ( maksud saya rancak gendang yang mengiringi lagu), semakin rancak maka semakin heboh goyangan tari dari penari Sintren. Sebagai contoh Sintren dari Pemalang sangat energik dan heboh (seiring tabuhan gendang), hingga membuat para penonton serasa diajak bergoyang bersama. Tetapi Tarian dari Sintren Pemalang lebih mirip seperti goyangan Dangdut Pantura, hehee

Unik lagi Sintren Pemalang ada penari cowoknya yang terus mengimbangi gerak tarian dari penari perempuan dengan tak sadarkan diri.

Perbedaan Tari Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang
Perbedaan Goyangan Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang

Sedangkan goyangan dari Penari Sintren Kota Pekalongan, tetap mengikuti rancak gendang namun lebih kalem. Dalam tariannya, sintren dari Kota Batik ini pada interval waktu tertentu akan berhenti, dan sang pawang akan mengebulkan kemenyan agar sang penari mau bergoyang lagi.

4. Atraksi Panggung

Perlu sobat cintapekalongan ketahui, bahwa Kesenian Sintren bukannya hanya berbicara menari saja, namun ada sedikit atraksi panggung tersendiri. Nah, hal ini yang menjadi salah saru pembeda dalam variasi Kesenian Sintren Pekalongan dan Pemalang. Pertama saya melihat atraksi dari penari Sintren Pemalang yang beratraksi dengan naik ke “Kurungan” dengan cara biasa, yakni kedua penari (pria dan wanitanya) naik dan menari diatas kurungan tersebut. Tetapi pada Seni Sintren Pekalongan, untuk menaiki kurungan tersebut, sang penari akan berlari dan melompat hingga berhasil berdiri diatas kurungan. Tak cuma sekali, namun diulangi hingga beberapa kali.

Atraksi Panggung Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang
Atraksi Panggung Sintren Pekalongan vs Sintren Pemalang

Secara keseluruhan namanya Kesenian Sintren ya sama, ada pawang, ada kurungan ayam, ada penari berkaca mata hitam hanya berbeda pada aksesoris dan praktiknya saja. (Eiiitsss Penari Sintren Pemalang ternyata lebih bening dan cantik…. uuyyyy ^^)

Baca juga : Asal-usul Kesenian Sintren

Demikianlah sedikit informasi tentang peberdaan Sintren Pekalongan dengan daerah lain (Pemalang) yang saya lihat dan amati sendiri. Mohon maaf bila dalam tulisan ini ada kekeliruan dan kesalahan kata. Saya tidak membandingkan mana yang lebih baik dari kedua daerah kesenian Sintren di jawa, namun lebih informatif ke ciri dari masing-masing daerah pemilik Kesenian Sintren yang legendanya berasal dari Pekalongan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, silahkan yang ingin berdiskusi kita obrolkan di kolom komentar.

Salam Cinta Pekalongan

 

Angga

▼ Tulisan ini Bisa Dibagikan Lur ▼

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, Saya ingin memperkenalkan kota tercinta kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya di cintapekalogan.com untuk bersama mempromosikan Pekalongan dan bisa bermanfaat untuk warganya. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Musik Rampak Papringan Bersaudara

Kearifan Lokal Kesenian Musik Rampak Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...

Pagelaran Tutur Batik

Tentang Pagelaran Perdana Tutur Batik “Kawung”

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...