Home > Sisi lain > Miris, Kegiatan Taman Baca Jalanan Instapekalongan Harus dijagal Satpol PP

Miris, Kegiatan Taman Baca Jalanan Instapekalongan Harus dijagal Satpol PP

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Snack Capret

●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan●

Snack Capret - kriuke pok! untuk ngemil santai bisa, untuk oleh-oleh Khas dari Pekalongan juga bisa banget. dimakan sendiri atau bareng teman & bersama keluarga biar makin erat. Rasa renyah dengan bumbu nikmat disetiap gigitan selalu bikin ketagihan. Free Deliv untuk Pekalongan Kota. ORDER via WA Klik DISINI

Cintapekalongan.com – Bagi sobat cintapekalongan yang menggunakan Instagram pasti tidak akan asing dengan komunitas Instapekalongan. Mereka sering eksis dimanapun mereka berada. Mereka bersama Cintapekalongan.com ingin sama-sama memperkenalkan Pekalongan namun dengan cara yang berbeda. Instapekalongan sering mengadakan kegiatan offline mereka seperti berbagi buku, kampanye hijau dll.

Dan saat ini yang sedang gencar mereka lakukan adalah kegiatan ” Taman Baca Jalanan”. Yakni sebuah kegiatan dengan menyediakan stand buku-buku gratis untuk dibaca bagi para pengunjung. Biasanya Taman Baca ini berada di tempat-tempat ramai seperti Car Free Day atau semacamnya. Secara rutin mereka selalu ada di tiap minggu pagi di areal lapangan mataram lebih tepatnya di “Pendopo”.

taman-baca-jalanan-instapekalongan
aman Baca Jalanan di Pendopo Mataram 16/10/16

Kegaitan Taman Baca ini disambut positif oleh semua kalangan masyarakat yang ada di Pekalongan. Karena ini sesuai dengan semangat kampanye membaca oleh KPAD atau PERPUSDA Kota Pekalongan yang ingin jemput bola agar masyarakat Pekalongan gemar membaca buku. Kegiatan ini sangat bagus guna meningkatkan daya membaca masyarakat indonesia khususnya Pekalongan karena menurut data statistik UNESCO pada 2012 juga menyebutkan indeks minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, dari 1.000 penduduk, hanya satu warga yang tertarik untuk membaca. Menurut indeks pembangunan pendidikan UNESCO ini, Indonesia berada di nomor 69 dari 127 negara. Angka ini tentu sangat menyedihkan bukan. Untuk itu teman-teman instapekalongan berupaya agar meningkatkan minat baca di kota tercinta Pekalongan dan sekitarnya dengan mengadakan inovasi ” Taman Baca Jalanan”.

Namun perjuangan teman-teman instapekalongan harus terganjal oleh sebuah insiden yang terjadi kemarin, Minggu 30 oktober 2016. Teman-teman instapekalongan dilarang membuka Stand Taman Baca Jalanan diarea Lapangan Mataram dengan alasan mengganggu ketertiban umum oleh Satpol PP Kota Pekalongan. Jelas hal ini sangat konyol mengingat Lapangan Mataram atau Pendopo Mataram adalah fasilitas publik yang artinya menjadi publik area milik semua warga Pekalongan. Atas pelarangan ini maka ada kesan “aneh” yaitu eksklusifitas yang hanya boleh dipakai oleh Pemkot atau yang berijin (berduit).

taman-baca-jalanan
aman Baca Jalanan diusir Satpol PP

Sungguh sangat miris mental berpikir orang-orang ini (Jajaran Satpol PP) disaat ada sekelompok pemuda yang mempunyai visi bagus mencerdaskan bangsa selaras dengan Undang-Undang Dasar justru harus di singkirkan dengan alasan yang konyol. Asal sobat tahu, beberapa minggu yang lalu pihak KPAD mengadakan acara ” Ayo Membaca” yang berada di publik area juga ( Taman Wilis ). Kenapa areal Lapangan Mataram tidak boleh digunakan ? toh mereka tidak “Nyampah” (menghasilkan sampah) yang bisa mengotori tempat tersebut padahal disana banyak (pedagang pasar tiban dll ) yang mengganggu ketertiban dan keindahan yang musti di tertibkan oleh Bapak-bapak Satpol PP !!!

Atas dasar peristiwa memalukan tersebut, kini teman-teman Instapekalongan memutuskan untuk tidak mengadakan Taman Baca Jalanan di kota ini, mereka akan membidik keluar ( Batang, Kedungwuni atau Kajen ).

Kepada Pemkot Pekalongan khususnya Walikota dan KPAD, ini adalah tamparan keras bagi birokrasi Pekalongan. Pekalongan bertajuk Kota Kreatif tetapi ada komunitas yang kreatif malah dibunuh. Ayolah dukung pemuda-pemuda mu yang mempunyai banyak ide-ide kreatif untuk Pekalongan tanpa mencari keuntungan pribadi.

Semoga saja teman-teman Instapekalongan masih bersemangat mencerdaskan kehidupan bangsa lewat aksi Taman Baca Jalanan. Terus berjuang, masih banyak yang mensupport kegiatan positif seperti ini.

Bagaimana dengan pendapat kalian sobat cintapekalongan ? Mari kita diskusikan bersama di kolom komentar. Mohon maaf jika ada kata-kata yang salah.

 

Salam Cinta Pekalongan

▼ Tulisan ini Bisa Dibagikan Lur ▼

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, Saya ingin memperkenalkan kota tercinta kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya di cintapekalogan.com untuk bersama mempromosikan Pekalongan dan bisa bermanfaat untuk warganya. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Landmark Dieng

Wisata ke Dieng Lewat Jalur Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...

Daftar Tempat Merayakan Malam Tahun Baru di Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...