Home > Sejarah > Cagar Budaya Pekalongan > Cagar Budaya : Riwayat Sejarah Menara Air PDAM Pekalongan

Cagar Budaya : Riwayat Sejarah Menara Air PDAM Pekalongan

Content Protection by DMCA.com Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Snack Capret

●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan●

Snack Capret - kriuke pok! untuk ngemil santai bisa, untuk oleh-oleh Khas dari Pekalongan juga bisa banget. dimakan sendiri atau bareng teman & bersama keluarga biar makin erat. Rasa renyah dengan bumbu nikmat disetiap gigitan selalu bikin ketagihan. Free Deliv untuk Pekalongan Kota. ORDER via WA Klik DISINI

Cintapekalongan.com – Ada sebuah Bangunan tinggi besar menjulang ke langit di salah satu sudut utara jalan Gajah Mada – Sri ratu Pekalongan. itu adalah bangunan Menara Air milik PDAM Kota Pekalongan.

Sejarah Menara Air PDAM Kota Pekalongan
Menara Air PDAM Kota Pekalongan, Jl. Pembangunan no 1

Menara Air PDAM tersebut berukuran tinggi 10 meter dan lebar 4 meter ini merupakan salah satu peninggalan Belanda sewaktu menduduki Kota Pekalongan. Pembangunan menara ini erat kaitannya dengan adanya Rumah Pemotongan Hewan zaman kolonial dahulu sekitar tahun 1919. Awalnya Menara Air ini difungsikan untuk penyimpanan air yang akan digunakan untuk mencuci jeroan hewan yang sudah disembelih.

Baca : Sejarah Masjid Wakaf Pekalongan

Dan sekarang difungsikan sebagai Menara Air PDAM Kota Pekalongan yang kini air nya masih bisa kita nikmati. Tidak semua Kota yang pernah di duduki Belanda memiliki Menara Air semacam ini, beruntung Kota Pekalongan banyak sekali gedung atau bangunan peninggalan Belanda yang masih utuh hingga sekarang menjadi cagar Budaya.

Sebelum resmi menjadi Menara Air milik PDAM tahun. Pada tahun 1937 Dewan Kota Praja merencakan pengujian terhadap sumber air Rogoselo. Setelah dinilai layak konsumsi, kemudian pemerintah kolonial Belanda membangun pipa jaringan air bersih dari Rogoselo hingga ke Kota Pekalongan.

Kemudian pada tahun 1940an, pemerintah kolonial Belanda meresmikan Menara Air ini. Dahulu proses peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Residen Pekalongan waktu itu.

Baca juga : Sejarah Gedung Kantor Residen Pekalongan

Demikianlah cerita dan informasi yang bisa saya bagikan untuk kawan-kawan Cinta Pekalongan. Mohon maaf bila ada kekeliruan dalam tulisan ini. Kritik dan Saran serta partisipasi dari kawan-kawan sangat dibutuhkan.

Silahkan bagi kawan-kawan yang punya informasi lainnya bisa kirimkan ke admin@jendelapekalongan.or.id, atau bergabung bersama kami menjadi Jurnalisme Warga disini.

Apapun informasi yang diberikan akan bermanfaat untuk warga masyarakat digital Kota Pekalongan, Amiin

 

Penulis : Angga
Sumber : Dirhamsyah, M. (2015). Pekalongan Yang (Tak) Terlupakan. Pekalongan: KPAD Kota Pekalongan.

▼ Tulisan ini Bisa Dibagikan Lur ▼

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, Saya ingin memperkenalkan kota tercinta kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya di cintapekalogan.com untuk bersama mempromosikan Pekalongan dan bisa bermanfaat untuk warganya. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Panjang Kota Pekalongan

Sejarah Asal-usul Kelurahan Panjang Kota Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...

Daftar Bangunan Bersejarah di Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan

Daftar Bangunan Bersejarah di Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan

Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA ●Jual Snack/Oleh-oleh Khas Pekalongan● ...