Pulang Dari Pondok, Santri ini Lakukan Karantina Mandiri Di Kebun Dekat Sungai – Cintapekalongan.com - Media No.1 Referensi Pekalongan
Home Berita Terkini Pulang Dari Pondok, Santri ini Lakukan Karantina Mandiri Di Kebun Dekat Sungai
Santri ini Lakukan Karantina Mandiri
Mas Cipto (paling kanan)

Pulang Dari Pondok, Santri ini Lakukan Karantina Mandiri Di Kebun Dekat Sungai

Kajen – Adalah Mas Cipto Novianto, Santri Pondok Pesantren hafidz Harun Asy-Syafii, Karangkajen Kota Yogyakarta. Sudah 3 hari ini (11/05/2020) beliau melakukan karantina mandiri diluar desanya di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Setelah pondok pesantren meliburkan santrinya, Mas Cipto tidak segera pulang, tetapi ikut gabung di Posko Disinfektan yang dikelola MDMC dan PMI Kulonprogo, DIY dibawah komando Ndan Sunar dan Ndan Budi. Total 1 bulan mas Cipto menjadi relawan di Posko Disinfektan Kulonprogo.

Santri ini Lakukan Karantina Mandiri di Tepi Sungai

Kemudian 3 hari yang lalu Mas Cipto pulang kerumahnya, didusun Temiyang, Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Sebagai pemudik Mas Cipto tahu dia wajib karantina mandiri selama 14 hari. Meskipun dia sehat, ia sadar akan resiko bahwa dia akan membawa virus corona.

Baca juga : Masjid Aulia Sapuro dan Alquran Raksasa Pekalongan

Sampai didesanya, Mas Cipto tidak menuju rumahnya, tetapi menuju kebun sengon dan duren dipinggir desanya yang konturnya pegunungan. Mas Cipto lalu membuat balai-balai sederhana, dengan terpal sebagai pelindungnya dan batang kayu sebagai penyaangganya.

Sebagai anggota KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) dan MDMC Kab Pekalongan Mas Cipto sudah terlatih untuk survival di alam. Sehingga keputusan untuk karantina mandiri selama 14 hari di pinggir desanya sudah dipikirkan masak-masak. Demi untuk menjaga dan melindungi keluarganya Mas Cipto rela mengikuti protap sebagai pemudik, yaitu karantina mandiri selama 14 hari.

Karantina Mandiri

Selama 3 hari ini untuk buka dan sahur disiapkan oleh keluarganya. Komandan Daerah KOKAM Kabupaten Pekalongan Ndan Tajudin juga segera ke lokasi untuk memastikan kondisi Mas Cipto.

Baca juga : Batasi Mobilitas Warga, Dishub Lakukan Pembatasan Akses di Sejumlah Ruas Jalan

Pemudik yang mulai datang kekampung halamannya, terutama yang berasal dari daerah merah Corona, seperti JABODETABEK perlu belajar kepada Mas Cipto. Yaitu mengikuti protap karantina mandiri selama 14 hari sebelum bertemu dengan keluarganya.

 

(BPO KOKAM Nasional)

Bagikan ini :

----------------------------------------------

Cintapekalongan merupakan Platform media referensi tentang Pekalongan - Batang, kamu juga bisa ikutan mengenalkan daerah kita ini lewat tulisan menarikmu. Ayo kirim esai tulisanmu lewat cara ini dan dapatkan honor tiap tulisanmu yang ditayangkan.

donasi cintapekalongan.com
BANTU BERI DONASI
Untuk mengembangkan media ini agar tetap bermanfaat. Terima Kasih

About Admin

Avatar
PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

.:Klik 2x Tombol-> [Close]:.
Selamat Datang