Warga Krapyak Patungan Tutup Penyebab Rob
Mall Cintapekalongan
Warga-Jl-Jlamprang-Patungan-Tutup-Penyebab-Rob
Proses penutupan saluran yang ada di pintu air Klego | M. AINUL ATHO

Warga Krapyak Patungan Tutup Penyebab Rob

Kota Pekalongan – Tindakan penutupan saluran diputuskan setelah warga melakukan survey dari hulu ke hilir untuk mencari penyebab utama rob di Jalan Jlamprang. Hasilnya, diketahui bahwa air rob dari sungai limpas lewat saluran yang ada di pintu air.

Selama 4 bulan terakhir menjadi daerah yang paling parah tergenang rob, warga Krapyak yang tergabung dalam ‘Komunitas Jalan Jlamprang’, bergerak untuk mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Warga berinisiatif mengumpulkan iuran untuk mengatasi penyebab utama rob yakni dengan menutup saluran yang ada di pintu air Klego dengan cor.

Warga-Jl-Jlamprang-Patungan-Tutup-Penyebab-Rob
Proses penutupan saluran yang ada di pintu air Klego | M. AINUL ATHO

Senin (26/5) malam, warga bersama tim teknis mulai menggarap proses penutupan saluran.

“Krapyak sudah sekitar 4 bulan digenangi rob dan sampai saat ini nampaknya belum ada penanganan khusus dari Pemkot. Ada rencana pembangunan saluran air di sebelah timur Jalan Jlamprang namun itu dinilai tidak menyelesaikan. Kami menunggu Pemkot tanggap seperti ini nampaknya belum ada action sehingga kemudian kami simpulkan ini harus swadaya agar cepat terselesaikan,” tutur anggota Komunitas Jalan Jlamprang, Imam Santoso.

Baca juga : Sejarah Asal-usul Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan

Apalagi dalam waktu dekat ada momen Idulfitri dan Syawalan. Warga melihat, jangan sampai tamu yang datang kecewa melihat kondisi Krapyak jika rob kembali menggenang. Sehingga dibutuhkan solusi yang cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Imam menambahkan, setelah ditemukan penyebab dan solusi penyelesaiannya maka warga bergerak menarik iuran. Hasilnya terkumpul uang sebesar Rp7 juta dari estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp15 juta. “Kami memutuskan ini harus swadaya, swadana. Kami tarik iuran seikhlasnya bagi warga Jalan Jlamprang yang mampu dan yang mau. Ada yang memberi Rp50 ribu, Rp100 ribu bahkan ada yang Rp1 juta. Total terkumpul Rp7 juta,” jelasnya.

Saluran di pintu air Klego, dikatakan Imam sebelumnya memang berfungsi dengan baik. Namun bertambah tahun kondisi pintu air dan saluran di dalamnya sudah tak berfungsi optimal dan justru menjadi jalan masuk rob. “Terjadi kebocoran dari sungai sampai masuk ke pintu air di Klego. Dari pintu air kemudian luber ke selokan dan ke Jalan Jlamprang,” tambahnya.

Imam menyatakan, selain saluran utama di pintu air ada dua saluran lain yang diduga juga menjadi jalan masuknya rob ke wilayah sekitar. Dia mengatakan, yang terpenting saluran utama bisa tertutup lebih dahulu. Selanjutnya, warga akan kembali bergerak melakukan pendekatan ke instansi terkait. “Harapannya setelah ini Pemkot juga turun untuk membantu,” kata Imam.

Sementara Lurah Krapyak, Edi Yulistianto mengatakan, pihaknya mendukung penuh inisiatif dari warga. Menurut Edi, sebenarnya tahun ini Pemerintah sudah mengalokasikan pembuatan saluran dan pembelian pompa untuk penanganan rob. “Tapi tampaknya warga sudah tidak sabar lagi dan mereka melihat sumber utama rob masuk yang bisa diperbaiki. Akhirnya warga inisiatif iuran untuk memperbaiki itu,” jelasnya.

Baca juga : Sejarah Dan Asal-usul Nama Tempat di Krapyak Kidul

Edi mengatakan, pihaknya sudah melaporkan adanya inisiatif dari warga tersebut kepada instansi terkait yakni ke DPUPR. “Dari DPU berterima kasih atas adanya inisiatif tersebut,” katanya.

Edi melanjutkan, rob di Krapyak menggenangi sekitar 60 persen wilayah dan masuk ke rumah-rumah warga. Rob juga berdampak sampai ke Masjid Aulia bahkan masuk ke Kantor Kelurahan Krapyak. “Kelurahan sudah empat kali masuk. Rob sudah sekitar 4 bulan terjadi tapi paling parah pasca Pemilu yakni tanggal 24 April lalu,” tandasnya.

 

Sumber : radarpekalongan


donasi cintapekalongan.com

DONASI

Bantu berikan donasinya untuk mengembangkan website ini agar lebih bermanfaat. Donasi digunakan untuk perawatan server, operasional kru dan kegiatan amal. Terima Kasih


About Admin

PEKALONGAN itu indah, kami ada untuk berperan dalam mencatat dan mempromosikan keindahan wisata, senibudaya, kearifan lokal, dan hal unik tentang Pekalongan. Anda bisa menjadi Kontributor untuk kemajuan daerah dengan mengirimkan ulasan/esay/tulisan ke contact@cintapekalongan.com. Terima Kasih

TULIS KOMENTAR

.:Klik 2x Tombol-> [Close]:.
Selamat Datang