Home > Pariwisata > Wisata Alam > Wisata Alam Curug Madu Doro Kabupaten Pekalongan

Wisata Alam Curug Madu Doro Kabupaten Pekalongan

Cintapekalongan.comWisata Alam Curug Madu Resmi Lemah Abang Doro yang satu ini bisa menjadi alternatif anda ketika ingin hangout menikmati alam sekitaran Pekalongan yang tidak terlalu jauh dari pusat kota. Lokasi Curug Madu tepatnya berada di Dukuh Lemah Abang, Desa Lemah Abang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan.

Lokasi yang tidak jauh dari pusat kota Pekalongan bisa menjadikan Curug Madu sebagai pilihan anda dalam melampiaskan penat perkotaan. Kurang lebih 30 – 40 menit berkendara dengan sepeda motor atau mobil, sobat bisa sampai disini menikmati udara segar, pepohonan hijau sepanjang perjalanan hingga suara gemercik air terjun yang menenangkan hati.

Jika sobat sudah membaca postingan saya tentang Wisata Watu Bahan atau syukur-syukur sudah mengunjungi kesana maka sobat akan lebih mudah menemukan Curug Madu karena arahnya hampir sama, yang membedakan hanyalah ketika sampai di pertigaan kalau lurus menuju Watu Bahan nah jikalau kekiri maka akan menuju Curug Madu.

Curug Madu Lemah Abang Doro
View Curug Madu dari Atas Tebing

Pada kesempatan ini, saya dan kawan-kawan CintaPekalongan berkesempatan menyambangi Wisata Curug Madu Resmi Doro Pekalongan. Pada dasarnya sangat mudah menemukan Curug Madu, setelah berbelok dari pertigaan diatas banyak sekali petunjuk arah yang bisa memandu sobat. Arah Curug Madu ini sejalur dengan tempat petilasan Syeh Siti Jenar atau Syeh Lemah Abang, pantas saja jika daerah ini dinamakan lemah abang karena selain memang tanahnya berwarna merah juga pasti ada asal-usul yang mungkin berkaitan dengan Syeh Siti Jenar.

Baca : Legenda Baron Sekeber Desa Rogoselo

Sesampai di lokasi Curug Madu, maka sobat akan disambut dengan pengelola setempat. Area parkir luas muat untuk ratusan motor dan juga sangat mudah diakses dengan mobil. Jalan aspal sudah bagus meski disebagian titik masih ada yang rusak namun semuanya sudah oke.

Silahkan anda membeli tiket dahulu di loket yang telah disediakan dan bersiaplah untuk menuju ke tempat Curug Madu Resmi dengan menuju jalan setapak melewati Terowongan buatan yang cukup menarik, terowongan ini bernama “Terowongan Gudel”, Kenapa dinamakan demikian ? Karena terowongannya sempit, kalau Kerbau mau masuk itu tidak bisa, yang bisa adalah anak kerbau alias Gudel 😀 hahaha No, I’m just kidd ^^

Setelah melewati Terowongan Gudel, silahkan sobat ikuti arah petunjuk yang ada untuk menuju ke spot Curug Madu dengan menuruni beberapa anak tangga, sebelum sampai ke bawah, ditengah-tengah anak tangga tersebut ada sebuah spot yang menarik yakni replika perahu yang menghadap ke Curug. So, sobat bisa istirahat sejenak sampit ambil posisi untuk berpose ria ambil foto yang menarik. Dan juga ada spot foto yang cukup menarik yakni Rumah berbentuk Love dan sebuah papan lukisan yang bisa dijadikan background foto anda.

Wisata Curug Madu Pekalongan
Spot Foto Perahu dengan View Curug Madu didepan

Badan terasa lelah setelah berjalan menuruni banyak anak tangga ? Jangan khawatir sob, di areal Curug Madu ada beberapa warung yang siap menyajikan beragam hidangan dari jajanan kecil biasa hingga pindang tetel komplit dengan kerupuk useknya, wow !

Tak mau ke warung ? tenang sob, disana ada gasebo-gasebo yang didirikan gratis yang bisa dimanfaatkan para pengunjung untuk duduk santai dan istirahat. Bagaimana dengan Toilet dan Mushola ? jelas tersedia, so sobat bisa berwisata dengan nyaman dan tentram.

Baca juga : Wisata Alam Curug Bajing Petungkriyono

Untuk bentuk fisik dari Curug Madu sih terbilang biasa saja karena tidak terlalu tinggi hanya beberapa meter saja namun memiliki dinding tebing batu yang cukup lebar. Pada musim penghujan, Air akan mengalir hampir dari semua dinding-dindingnya. Tepat berada dibawahnya, terdapat kolam atau dalam bahasa lokalnya disebut “kedung” yang bisa anda gunakan untuk berenang atau sekedar bermain air. Sobat bisa bermain air sepuasnya, bisa main gerujukan air dari tebing batu berwarna kehitaman atau sekedar bermain di kolamnya yang tidak terlalu dalam hanya sebatas lutut orang dewasa saja.

Jelas menarik untuk datang ke Wisata Curug Madu, cocok untuk wisata keluarga anda. Selain jarak tempuh yang tidak terlampau jauh, Curug dengan debit air yang tidak deras dan tidak berbahaya, juga karena penataan lokasi yang rapih dan bersih membuat pengunjung terasa nyaman. Tidak jarang juga pengunjung yang sudah berkeluarga mengajak anak dan isterinya datang kemari. Tak hanya itu, dari beberapa foto yang saya ketahui, terlihat bahwa banyak kegiatan yang bisa dilakukan disini seperti kegiatan Komunitas Pendaki Gunung Pekalongan yang ngecamp disini atau tour dari salah satu perusahaan di Pekalongan.

Curug Madu Lemah Abang Doro
Curug Madu dengan Arus Deras Penghujan | via IG : @eva_oktaviani23

 

Curug Madu Resmi Lemah Abang Doro
Curug Madu Dengan Arus Kering Kemarau

 

Bagaimana apakah anda sudah tertarik untuk berwisata ke Curug Madu ?

Oleh penulusuran kami, nama Curug Madu diberikan karena pada sekitar tempat tersebut terdapat pohon madu. Yakni adalah sebuah pohon yang bentuknya seperti bibit pohon kelapa yang masih kecil tetapi yang membedakan ialah pada pohon ini sudah mempunyai bunga dan buah. Jika kita makan buah dari pohon tersebut dan kemudian dilanjutkan dengan minum air, maka mulut kita akan merasakan manis. Manis-manis inilah yang di identikkan dengan madu sehingga tempat ini dinamakan Curug Madu. Namun sayang, ketika kami kesana kami belum beruntung menjumpai buah madu tersebut, hanya ada papan informasi beserta pohon yang belum berbuah.

Baca : 30 Destinasi Wisata Pekalongan yang Keren untuk Liburan

Tetapi kenapa ya kok namanya Curug Madu Resmi ? emang ada yang tidak resmi gitu ?

Usut punya usut bukan seperti itu sob, melainkan penamaan Curug Madu tidak bisa terlepas dari cerita rakyat setempat tentang tokoh yang bernama “Mbah Resmi”. Ceritanya Mbah Resmi ini penghuni sungai yang ada di Curug Madu, sedangkan Curug Madu sebenarnya cuma Kedung (Kolam) biasa sementara yang disebut-sebut Mbah Resmi itu adalah Pancuran-pancuran airnya yang berada diatas Curug. Jika sobat melaksanakan sholat di mushola situ, maka akan ambil air wudhu dipancuran dari bambu. Aliran pancuran itulah yang disebut Mbah Resmi. Airnya dikenal dengan Air Belik ( Belik artinya suci ) maka jika sobat cermati sebelum masuk ke loket ada papan yang bertuliskan spot-spot wisata di Curug Madu salah satunya yakni Belik Resmi atau Belik Sri Rejeki.

Wisata Curug Madu
Wisata Curug Madu Pekalongan

Sebagai informasi saja, jika dahulu Air tersebut merupakan sumber penghidupan warga sekitar baik untuk mandi, memasak atau yang lainnya yang bergantung pada pancuran-pancuran Mbah Resmi ini sebelum ada pipa paralon atau air masuk ke perkampungan. Bisa dibayangkan betapa guyub rukun warga setempat tatkala mandi atau ketika “ngansu” air untuk memasak dirumah. Dan sekarang zaman sudah maju, pipa paralon yang menyalurkan air sudah masuk ke rumah-rumah penduduk, otomatis aktivitas di pancuran sudah tidak dilakukan lagi.

Baca juga : Wisata Watu Bahan yang Misterius dan Eksotis

Setiap wilayah atau tempat dimanapun pasti memiliki kearifan lokal yang harus kita hormati. Jangan sampai kita angkuh untuk tidak mengakui kearifan leluhur sehingga berakibat terjadi sesuatu pada diri kita ketika singgah ditempat tersebut, kalau dalam bahasa lokalnya disebut “ketemper” yang berarti terkena dengan hal yang gaib. Mengotori sampah sebesar bungkus permen saja artinya kita sudah tidak menghormati kearifan lokal ditempat tersebut apalagi sampai buang sampah yang lebih besar lagi atau bahkan sampai berbuat yang tidak-tidak seperti membuat kerusakan atau sebagainya. Kita hanya tamu, maka jadilah tamu yang baik maka tuan rumah akan senang kepada kita. Monggo kita terapkan pada diri kita untuk menjadi wisatawan yang baik, berbudi dan berbudaya.

Terima Kasih

 

Salam Cinta Pekalongan
Pekalongan Berbudaya

 

Ingin Berwisata di Pekalongan ? kami siap antar atau jadi pemandu anda, more info Klik Disini

Content Protection by DMCA.com Seluruh Artikel blog ini dilindungi Hak cipta DMCA dan UU HAK CIPTA

Klik Donasi

MOHON DONASI ANDA

Bantu berikan donasi untuk perawatan website ini karena informasi www.cintapekalongan.com punya manfaat besar untuk Masyarakat Pekalongan.
Terima kasih

About Angga Panji W

Sebagai anak Pekalongan, saya ingin memperkenalkan kota tercintanya kepada dunia dengan konten kreatif. Mari bergabung dengan saya. Jangan lupa share artikel ini, klik tombol sosmed di atas (twitter, facebook atau yang lain). Semoga bermanfaat untuk Anda dan orang lain. Terima kasih, Salam Cinta Pekalongan

Check Also

Wisata Curug Bajing

Wisata Alam Curug Bajing Petungkriyono

Cintapekalongan.com – Wisata Air Terjun Curug Bajing Petungkriyono, kian hari makin menjadi primadona bagi para ...

Wisata Watu Ireng Pekalongan

Wahana Wisata Watu Ireng yang Instagrammable Abis

Cintapekalongan.com – Ada yang baru nih di wisata watu ireng kandangserang, sobat cintapekalongan sudah tahu ...